POSKO PENGADUAN UMK-UMKS KAB.TANGERANG

Tlp/Fax : 021-59401213, SMS Online +628121821842
Email : supriadi_ahmad@yahoo.co.id

Liputan Utama

Pages

Sambutan Ketua DPC KSPSI-KAB.TANGERANG

  • by
  • Oleh : Lembaga Komunikasi dan Informasi DPC.KSPSI - KABTNG
  • By : Redaksi Media KSPSI Online


    SELAMAT DATANG DI WEBSITE

    DPC K.SPSI - KAB.TANGERANG

    Sejalan dengan Era Tehnologi Informasi dan Komunikasi Digital terutama Internet, maka dengan ini kami DPC KSPSI - Kab.Tangerang membuat situs internet yang akan dipergunakan sebagai bahan Komunikasi dan Informasi dari Organisasi SPSI baik tingkat Pusat, Daerah, Cabang maupun Unit Kerja

    Besar harapan kami sekiranya dengan adanya website ini, kita selalu dapat berkomunikasi dan berinformasi secara cepat dan akurat

    Salam Serikat Pekerja
    DPC KSPSI - Kab.Tangerang


    ( AHMAD SUPRIADI. SE )
    Baca Selengkapnya .....

    Ini Daftar Lengkap Buruh Korban Penyerangan Ormas PP

  • by
  • Oleh : Lembaga Komunikasi dan Informasi DPC.KSPSI - KABTNG
  • By : Redaksi Media KSPSI Online

    Massa bayaran tersebut mulai berkumpul sejak Pukul 01.00 WIB dini hari di kawasan EJIP dan  sekitarnya.
    JAKARTA, Jaringnews.com - Rabu (31/10) hari ini belasan buruh diserang ormas Pemuda Pancasila dengan brutal. Buruh mengalami luka bacok, tusuk dan pukulan. Kejadian itu terjadi dalam Konsolidasi Nasional Gerakan Buruh (KNGB) di wilayah kawasan Industri EJIP.

    Said menyebut massa ormas Pemuda Pancasila adalah massa bayaran. Berikut keterangan mulai dari kronologi dan korban pembacokan itu dalam penyampaian Presiden KSPI Said Iqbal di Kantor LBH Jakarta, Kamis (31/10):

    Massa bayaran tersebut mulai berkumpul sejak Pukul 01.00 WIB dini hari di kawasan EJIP dan  sekitarnya. Pada Pukul 05.30 mereka berkeliling di kawasan EJIP menghalang-halangi buruh yang akan menggunakan hak nya untuk menyampaikan Pendapat di Muka Umum sesuai UU No. 9 Tahun 1998 .

    Teridentifikasi sampai saat ini 17 orang menjadi korban luka bacok dan pukul yang dilakukan oleh ASPELINDO, Ormas Pemuda Pancasila, Ikkaput, Preman, dan lain-lain. Diduga jumlah korban yang belum terindentifikasi jumlahnya lebih besar. Korban terdiri dari 15 orang buruh dan 2 orang security perusahaan. Diketahui bahwa 1 orang buruh saat ini dalam kondisi kritis (buruh di PT Abacus Schneider) dan 1 orang luka parah juga akibat luka bacok di kepala (Buruh dari PT. Enkei).

    Berikut adalah kronologis dari beberapa kejadian kekerasan yang terjadi di beberapa perusahaan di kawasan industri:

    PT Abacus Schneider
    Kronologis: Pukul 08.00, rombongan pekerja ke rumah buruh. Dihadang sekitar 100 orang anggota Pemuda Pancasila dengan mobil komando. Pemuda Pancasila menyerang buruh dan dikejar sampai dengan PT Abacus. Di sana 4 orang pekerja dipukuli dengan balok dan diinjak-injak.  Ada 10 motor dihancurkan dengan dipukuli, 1 motor dilindas dengan mobil komando. Ada 2 orang buruh kabur ke dalam PT Abacus, Pemuda Pancasila menyerang dan menghancurkan pos security. 2 orang security dikeroyok, 1 orang luka bacok. Nama Korban dari buruh: Sdr. Imron, Sdr. Ade Nurdin, Sdr. Purwoadi, dan Sdr. Asep. Nama Korban dari security perusahaan: Sdr. Subandi dan Sdr. Joko.

    PT Ghaza Furindo
    Korban 1 orang luka bacok di punggung  sepanjang 15 cm, 30 jahitan. Kronologis rombongan pekerja sedang menuju perempatan EJIP. Di sana dihadang rombongan Ormas (Pemuda Pancasila, Ikappud, Aspelindo, Preman Ambon) sekitar 30 orang pekerja diserang dengan parang, balok, dan bambu. korban dibacok saat itu, tidak ada upaya perlindungan dari aparat kepolisian. Nama korban dari buruh: Karma Irama

    PT Tristar
    Korban 1 orang luka tikam sedalam 3 cm, lebar 2 cm. Pukul 09.30, rombongan pekerja menuju PT Suang In, disana dihadang rombongan orang Ambon. Terjadi bentrok saling lempar batu antar kedua pihak. Salah satu pekerja, Wawan, akan mundur ke belakang tapi motornya mogok. Korban ditusuk pada saat itu. Korban tidak melihat pelakunya dan belum ditemukan saksi. Nama korban dari buruh: Wawan

    PT Fata 1 orang
    PT kein 1 orang
    PT Nkei 3 orang
    PT suang Hin 1 orang
    PT duta laser metalindo 1 orang
    PT kyuengsin 1 orang
    PT Sakai 1 orang
    PT titian indah 1 orang
    Baca Selengkapnya .....

    Buruh Dibacok dan Ditusuk Ormas Pemuda Pancasila saat Demo di Cikarang

  • by
  • Oleh : Lembaga Komunikasi dan Informasi DPC.KSPSI - KABTNG
  • By : Redaksi Media KSPSI Online

    Organisasi Buruh Konfederasi Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan ada belasan buruh dirawat di rumah sakit akibat luka-luka karena bentrok dengan ormas Pemuda Pancasila. Buruh dibacok, ditusuk dan dipukul dengan besi dan kayu.

    Hal itu dikatakan Presiden KSPI, Said Iqbal di Kantor LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, Kamis (31/10) malam. Said mengatakan aksi brutal Pemuda Pancasila itu terjadi di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,

    "Ada 7 orang luka serius, sementara 11 orang lainnya luka ringan. Menurutnya, 17 orang dirawat di RS Hosana Medika Cikarang di antaranya 2 orang mengalami luka tusuk dibagian pingang kiri, 5 orang terkena luka bacok di pungung, kepala dan paha, 1 orang mengalami luka patah tangan, 2 orang ditusuk dibagian pingang kiri sedalam 3 cm, 7 orang diseret dan dibacok dan dipukul dengan besi dan balok," terang Said.

    Said menerangkan aksi brutal itu terjadi tiba-tiba. Buruh menuntut Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Isnaini dipecat dari jabatannya. Sebab secara sengaja melakukan aksi pembiaran sekelompok pereman membawa balok, samurai, golok dan melakukan tindakan kekerasan dengan membacok, memukul dan merusak kendaraan buruh. Buruh memberikan waktu 3 harii agar Mabes Polri mencopot Kapolres Kabupaten Bekasi.

    "Buruh akan bertempur habis-habisan terhadap aksi pemukulan massa buruh, karena telah menodai aksi mogok nasional yang berlangsung secara tertib dan damai," kata dia.

    Said menjelaskan aksi buruh hari ini berlangsung tertib dan damai. Sebanyak 2 juta buruh di seluruh Indonesia melakukan mogok nasional di 150 provinsi, secara umum target mogok nasional tercapai 3 profinsi sudah mendapatkan kesepahaman dengan pemerintah. Di EJIP cikarang sebanyak 700 ribu orang, dan pulogadung 200 ribu orang lebih. Jumat (1/11) besok buruh akan kembali melakukan demo dan mogok kerja.

    Sementara sebelumnya beredar kabar ada 4 buruh yang tewas dari bentokan itu. Hanya saja Juru Bicara Polda Metro Jaya, Rikwanto mengatakan kabar itu tidak benar.

    "Tentang info yang beredar mengatakan adanya buruh tewas, itu tidak benar alias hoax. Cuma memang ada dua orang buruh luka bacok dan sedang dirawat di rumah sakit," klaim Rikhwanto saat Jaringnews mengkonfirmasinya.
    Baca Selengkapnya .....

    Buruh kembali turun ke jalan 21 Oktober

  • by
  • Oleh : Lembaga Komunikasi dan Informasi DPC.KSPSI - KABTNG
  • By : Redaksi Media KSPSI Online

    Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengatakan sebanyak 20.000 buruh akan kembali melakukan aksi turun ke jalan pada 21 Oktober 2013.

    "Buruh se-Jabodetabek akan melakukan pemanasan jelang mogok nasional," ujar Iqbal di Jakarta, Jumat.

    Buruh akan melakukan aksi di Gedung DPR dengan tuntutan pelaksanaan jaminan kesehatan mulai 1 Januari 2014 secara keseluruhan, kenaikan upah minimum sebesar 50 persen, penghapusan sistem alih daya, dan mendesak disahkannya RUU Pekerja Rumah Tangga.

    "Penerima Bantuan Iuran (PBI) juga seharusnya sebanyak 125 juta jiwa," kata dia.

    KSPI menolak jika PBI hanya 86,4 juta jiwa karena hal itu sama dengan angka penerima Jamkesmas.

    "Iuran untuk buruh tetap dibayarkan pengusaha karena UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan masih berlaku sampai dengan 2015," lanjut dia.

    Berbagai aksi pemanasan jelang mogok nasional telah dimulai di beberapa kota seperti Batam, Semarang, Manado, dan Bitung.

    Mogok nasional rencananya akan dilangsungkan pada 28 hingga 30 Oktober. Jika pemerintah tidak mendengarkan permintaan buruh, kata Iqbal, buruh akan menambah mogok nasional menjadi lima hari berturut-turut. 
    Baca Selengkapnya .....

    Perwakilan Buruh Sampaikan 5 Tuntutan ke Staf Khusus Presiden

  • by
  • Oleh : Lembaga Komunikasi dan Informasi DPC.KSPSI - KABTNG
  • By : Redaksi Media KSPSI Online

    Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa menerima perwakilan buruh pengunjuk rasa yang melakukan aksinya di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/10).

    Para buruh sedianya menuntut untuk bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyerahkan petisi. Kepada para pengunjuk rasa, Daniel mengatakan bahwa Presiden SBY saat ini tengah melakukan kunjungan kerja di Pacitan dan Yogyakarta. Namun ia bersedia menerima petisi para buruh untuk diteruskan kepada Presiden SBY.

    Daniel akhirnya menerima petisi tersebut, yang antara lain memuat lima butir tuntutan buruh:

    1. Cabut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2013 karena bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013, terbitkan Peraturan Pemerintah sesuai amanat Pasal 97 Undang-Undang Nomor  13 Tahun 2003;

    2. Turunkan harga sembako;

    3. Transportasi, pendidikan, dan rumah  murah;

    4. Hapuskan outsourcing ;

    5. Terbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 tahun 1951 untuk mengatur penegakan hukum ketenagakerjaan oleh pemerintah dan tripatit.

    Petisi tersebut disampaikan oleh Sekjen DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Subiyanto kepada Daniel Sparringa di salah satu ruangan di kawasan Istana Presiden.

    Daniel berjanji akan meneruskan petisi tersebut kepada Presiden SBY. Ia setuju bahwa sekarang bukan jamannya lagi upah buruh murah. “Pemerintah sedang melaksanakan  pengadan rumah murah secara bertahap,” ungkapnya.

    Daniel juga mengemukakan, bahwa Pemerintah juga sudah membangun rumah sakit yang dikhususkan bagi kaum buruh di Batam.

    Ia juga menegaskan, prinsip Presiden SBY adalah buruh makmur negeri makmur. “Era buruh murah sudah bukan jamannya lagi,” tegas Daniel mengulang pernyataannya.

    Daniel juga menyampaikan pesan Presiden kepada kalangan pengusaha untuk lebih terbuka dalam menerapkan kebijakan menyejahterahkan buruhnya seiring dengan kontribusi perusahaan dalam pertumbuhan ekonomi.

    Menurut Subiyanto, aksi unjuk rasa serupa berlangsung di tiga kota industri, yaitu Jakarta, Batam, dan Surabaya, yang melibatkan sekitar 35 orang.

    Subiyanto menambahkan, kaum buruh meminta pemerintah untuk menambah parameter  kebutuhan hidup layak (KHL) buruh dari 60 menjadi 86 parameter.
    Baca Selengkapnya .....

    Massa Aksi KSPSI Beri Dukungan Ke KPK

  • by
  • Oleh : Lembaga Komunikasi dan Informasi DPC.KSPSI - KABTNG
  • By : Redaksi Media KSPSI Online

    Massa Aksi dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sempat menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.


    Salah satu dari koordinator KSPSI dan ditemani beberapa temannya memasuki lobby gedung KPK untuk memberikan Buket Bunga sebagai simbol dukungan kaum buruh untuk KPK memberantas korupsi.



    "Kami memberikan support kepada KPK untuk terus memberantas korupsi dan menegakkan keadilan," ujar Sekjen KSPSI, Subiyanto, di lobby KPK, Jakarta, Kamis (17/10/2013).



    Selain itu, Subiyanto menjelaskan selain upah yang rendah korupsi salah satu penyebab kaum buruh sengsara. "Korupsi membuat kami sengsara, Hidup KPK!!," teriak massa aksi di depan lobby KPK.



    Sebelumnya massa aksi KSPSI melakukan demo agar menuntut penyesuaian upah minimum, penghapusan outsourcing, dan segera diberlakukannya sistem jaminan sosial yang layak bagi para buruh. 

    Baca Selengkapnya .....

    Freeport Capai Kesepakatan dengan Serikat Pekerja

  • by
  • Oleh : Lembaga Komunikasi dan Informasi DPC.KSPSI - KABTNG
  • By : Redaksi Media KSPSI Online

    PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Pengurus Unit Kerja-Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SPKEP SPSI) PTFI telah mencapai kesepakatan bersama secara prinsip terkait dengan perundingan pembaruan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke-18 untuk periode 2013-2015.

    Secara prinsip, kedua belah pihak telah menyepakati mayoritas aspek-aspek substansial dalam perundingan pembaharuan PKB kali ini dan juga perihal persentase peningkatan upah pokok para Pekerja untuk periode 2013-2015. Kedua belah pihak juga sepakat untuk meningkatkan aspek pensiun dan beberapa aspek manfaat lainnya. 

    Tim perunding kedua belah pihak saat ini sedang melanjutkan perundingan untuk melengkapi substansi yang belum terselesaikan serta melakukan pembahasan detail yang keabsahannya merupakan bagian dari finalisasi PKB dan penandatangannya akan dilakukan dalam bulan Oktober ini.

    "Kami sangat termotivasi dengan adanya perkembangan ini, dimana pihak manajemen dan serikat pekerja telah berhasil menemukan kesepahaman mengenai solusi terbaik untuk kesejahteraan para pekerja dan kegiatan operasional PTFI," kata Presiden Direktur PTFI, Rozik B. Soetjipto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/10).

    Kesepakatan hal-hal substansi dalam perundingan PKB ini mencerminkan semangat keterbukaan dan kemitraan antara pekerja dan pengusaha. Sedangkan Ketua Serikat Pekerja PTFI, Sudiro menyambut baik hasil yang dicapai dari perundingan ini karena kesepakatan dicapai dalam negosiasi yang damai tanpa harus melalui mogok kerja. 

    "Kami pekerja memiliki komitmen selama ini yaitu "Perusahaan Jaya-Pekerja Sejahtera", semoga komitmen ini dapat diwujudkan sejak tercapainya kesepakatan dalam PKB ini dan di masa yang akan datang bahwa ketika perusahaan memperoleh keuntungan maka pekerja juga ikut menikmati hasil dari keuntungan tersebut," ujar Sudiro.

    Harapannya, bahwa Perusahaan juga memiliki komitmen yang sama untuk menerapkan prinsip-prinsip kemitraan dan kesetaraan dalam memajukan perusahaan ini dan meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

    "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pekerja, masyarakat lokal, serta segenap jajaran Pemerintah Republik Indonesia atas kerja sama serta dukungannya sepanjang perundingan PKB ini," demikian disampaikan Presiden Direktur PTFI. 

    Ia menambahkan bahwa kesepakatan dalam PKB ini adalah bagian penting yang dapat semakin memperkuat kesatuan dan semangat kebersamaan dalam perusahaan. 

    Hal tersebut merupakan faktor yang sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan perekonomian yang saat ini sedang dihadapi oleh industri pertambangan Indonesia dan juga PTFI. Selain itu, juga tercapai komitmen bersama antara Pimpinan Freeport dengan Pimpinan Serikat Pekerja, dimana seluruh kesepakatan yang dicapai dapat segera dinikmati oleh pekerja terhitung sejak periode pengupahan Oktober 2013.
    Baca Selengkapnya .....

    Aksi Buruh di Jakarta

    Aksi Buruh di Jakarta

    SUARA BURUH

    SUARA BURUH

    INFO KSPI

    Berita Lainnya »

    PASANG IKLAN

    PASANG IKLAN

    PEMERINTAH

    Berita Lainnya »

    DEMO BURUH

    Berita Lainnya »

    TENAGA KERJA

    More on this category »